30 Mei 2019

Berita Golkar - Ketua Harian DPD Golkar kota Balikpapan, Kashariyanto menganggap Wakil Wali Kota Rahmad Mas’ud selama ini tidak diberi peran sesuai porsinya dalam roda pemerintahan.

Kashariyanto mengatakan, dalam pembagian tugas pimpinan daerah di pemerintahan harus jelas antara tugas walikota dan wakil walikota sesuai aturan perundang-undangan.

Baca Juga: Raih Suara Terbanyak, Golkar Rebut 11 Dari 45 Kursi DPRD Balikpapan

Menurut Kashariyanto, harusnya wakil wali Kota diberi peran, karena sesuai tugasnya melakukan pengawasan atas proyek-proyek yang dikerjakan Pemerintah Kota Balikpapan. Namun sayangnya saat pembahasan juga tak pernah diajak.

"Pembagian tugasnya gak jelas, wakil wali kota harusnya benar-benar diberi peran, jangan seperti sekarang tidak pernah dipake apa-apa, cuma sebagai figur saja," ujar Kashariyanto.

Kashariyanto menerangkan, dalam kegiatan pemerintahan, ketika ada kegiatan seharusnya yang ditunjuk untuk menghadiri atau mewakili Wali Kota ketika tidak berada di tempat adalah wakil walikota.

Oleh karena itu, Kashariyanto mengatakan pada Pilwali Balikpapan 2020 nanti, pihaknya akan mencari pendamping yang ideal untuk mendampingi Rahmad Mas'ud yang akan mencalonkan sebagai Walikota Balikpapan.

Ia menambahkan, calon wakil walikota yang akan mendampingi Rahmad Mas'ud nantinya harus memiliki peran sesuai porsinya dan harus menguasai sistem kerja pemerintahan.

Baca Juga: Rahmad Masud Bawa Golkar Pertahankan 12 Kursi DPRD Kota Balikpapan

"Kita gak mau seperti saat ini, wakil walikota hanya sebagai figura saja, kita maunya nanti pembagian tugas kepala daerah jelas sesuai porsinya," pungkas Kashariyanto. [tribunnews]

fokus berita : #Kashariyanto


Kategori Berita Golkar Lainnya