30 Mei 2019

Berita Golkar - Keputusan Presiden RI Joko Widodo yang akan memindahkan Ibu Kota Pemerintah RI dari Jakarta ke luar jawa dan Kalteng salah satu daerah yang potensial dijadikan sebagai calon kuat Lokasi Ibu Kota RI tersebut, ditanggapi Partai Golongan Karya setempat.

Wacana tersebut hingga, Kamis (30/5/2019) semakin mengkristal setelah Presiden Joko Widodo, bersama sejumlah menteri langsung melakukan peninjauan lokasi untuk pembangunan perkantoran di segitiga emas perbatasan Kabupaten Gunungmas, Katingan dan Palangkaraya yang memiliki lahan hingga 500 ribu hektare.

Baca Juga: Antarkan 70 Kadernya Menjadi Anggota Legislatif, Golkar Kalteng Lampaui Target

Ketua DPD Partai Golkar Kalteng, H Ruslan AS dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kalteng, H Abdul Razak, menyambut positif rencana tersebut, dan sangat optimistis Kaltenglah yang akan dipilih sebagai lokasi Ibu Kota RI yang baru mendatang.

"Tentu sebagai warga Kalteng, dan Ketua Partai Golkar, saya sangat mendukung rencana pemindahan Ibu Kota RI ke Kalteng, karena akan berdampak baik bagi Kalteng, yang selama ini pembangunanya lambat, dengan adanya Ibu Kota Pemerintahan RI tersebut, tentu pembangunan akan semakin cepat dan tertata," ujarnya.

Tokoh asal Pangkalanbun ini, menegaskan, pihaknya akan mendukung penuh jika nantinya benar Kalteng yang dipilih sebagai lokasi baru pemindahan Ibu Kota Pemerintahan RI tersebut.

"Partai Golkar sangat mendukung rencana itu, kami menyambut baik rencana itu," ujarnya lagi.

Hal yang sama diungkapkan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kalteng, H Abdul Razak yang meminta masyarakat turut mendukung, karena lokasi yang akan dibangun perkantoran pemerintah pusat sama sekali tidak merusak tatanan yang telah dibangun dalam Kota Palangkaraya."Lokasi lahanya dipinggir kota, perbatasan Katingan, Gunungmas dan Palangkaraya," ujarnya.

Baca Juga: Suara Naik 100 Persen, Golkar Kalteng Optimis Raih 10 Kursi DPRD

Sementara itu, Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, mengatakan, dia saat ini hanya menunggu keputusan Presiden RI saja, dan secara pasti menyiapkan SDM warga Kalteng dan lokasi lahan untuk pemindahan Ibu Kota RI ke Kalteng."Saya minta masyarakat jangan jual lahan dulu, tahan saja dulu, kami juga akan bertahap meningkatkan SDM warga kita," ujarnya. [tribunnews]

fokus berita : #Ruslan AS


Kategori Berita Golkar Lainnya