03 Juni 2019

Berita Golkar - Lembaga DPRD Karangasem mengucapkan selamat Idul Fitri 1440 Hijriah. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mengatakan, Idul Fitri di Karangasem merupakan moment saling memaafkan. Tak sebatas antarumat muslim yang merayakan hari suci bagi agama Islam, tetapi juga umat muslim dengan umat lainnya.

Sumardi mengimbau agar hubungan antarumat beragama di Karangasem yang sudah terjalin dengan baik selama ini bisa dipertahankan, bahkan bisa lebih bagus ke depannya. “Tetap jaga solidaritas antarumat beragama. Tidak hanya antar umat muslim, tapi semuanya,” jelas Sumardi, Senin (3/6).

Baca Juga: Waspadai PDIP dan Nasdem di Pilkada Karangasem, Golkar Rancang Koalisi Gemuk

Berbicara umat muslim di Karangasem, politikus Partai Golkar tersebut menegaskan bahwa warga muslim sudah ada sejak zaman kerajaan di Karangasem. Ada historis antara umat muslim dengan Kerajaan Karangasem.

Setahu dia, tidak pernah terjadi konflik besar, apalagi karena unsur SARA. Mereka bisa hidup berdampingan. Sistem gotong royong masih terjaga dengan baik di beberapa titik kampung muslim di Bumi Lahar. Sampai saat ini masih ada tradisi saling ngejot atau mengunjungi warga non-muslim di sekitarnya. “Saya mendorong supaya tradisi semacam itu tetap lestari,” terang Sumardi.

Hal tersebut, lanjut politikus asal Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem itu, hendaknya menjadi contoh bagi generasi muda Karangasem agar selalu bisa hidup berdampingan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Mari bersama-sama pikirkan membangun Karangasem agar lebih sejahtera,” sambung Sumardi.

Baca Juga: Golkar Bakal Dudukkan 10 Calegnya di DPRD Karangasem

Adik kandung mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg itu juga mengingatkan, pemilu 17 April yang diwarnai perbedaan pilihan hendaknya disudahi. Sumardi mengajak semua pihak di Karangasem untuk mendukung mereka yang terpilih, baik DPRD kabupaten, DPRD provinsi, DPR RI, DPD maupun presiden. [jawapos]

fokus berita : #Nengah Sumardi


Kategori Berita Golkar Lainnya