13 Juni 2019

Berita Golkar - DPD I Golkar Bali memproses cepat konsolidasi internal. Pasca keputusan pleno melengserkan 6 Ketua DPD II Golkar Kabupaten digantikan dengan Pelaksana Tugas (Plt), Golkar Bali menindaklanjuti ke KPU Bali.

Termasuk kepengurusan Golkar Bali di bawah kepemimpinan Plt Ketua DPD I Golkar Bali, Gede Sumarjaya Linggih (Demer) sudah dikirim ke KPU Bali. Sekretaris DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, dihubungi NusaBali, Rabu (12/6) mengatakan SK Plt 6 DPD II Golkar Kabupaten disampaikan kepada KPU sebagai bagian kelancaran administrasi organisasi.

Baca Juga: Gugatan 5 Ketua DPD II Golkar Bali Resmi Diregistrasi Mahkamah Partai

SK Plt itu perlu diketahui dan dipegang KPU karena nanti akan berguna untuk proses surat menyurat. “Kami sudah kirim salinan SK Plt itu kepada KPU Bali, KPU Kabupaten. Karena SK Plt ini penting nanti untuk proses administrasi surat menyurat,” ujar Sugawa Korry. Kata Sugawa Korry, kepentingan administrasi tersebut misalnya untuk pelantikan Caleg DPR RI, DPRD Bali, dan DPRD Kabupaten/Kota.

“Nanti kan usai penetapan caleg terpilih hasil Pileg 2019 ada surat menyuratnya itu antara KPU, lembaga dewan dan partai. Jadi harus jelas SK kepengurusan partai yang diketahui KPU. Kita menembuskan dan memberitahukan bahwa sekarang 6 Plt Ketua DPD II Golkar Kabupaten yang bertugas, itu saja,” tegas politisi senior Golkar asal Desa Banjar, Kecamatan Banyuatis, Kabupaten Buleleng ini.

Sugawa Korry menyebutkan proses terbitnya SK Plt Ketua DPD II Golkar Kabupaten sudah sesuai dengan mekanisme. Kalaupun ada yang masih belum puas ada ruang ke Mahkamah Partai. “Kan ada dua pilihan menempuh jalur ke Mahkamah Partai dan legowo menerima. Proses lahirnya keputusan Plt 6 Ketua DPD II sudah sesuai dengan mekanisme,” ujar Wakil Ketua DPRD Bali ini.

Sementara KPU Bali menyebutkan belum mengetahui kalau Golkar sudah mengirimkan SK 6 Plt Ketua DPD II Golkar Kabupaten. Karena itu mekanisme surat menyurat. Ketua KPU Bali, I Dewa Gede Agung Lidartawan, secara terpisah, Rabu kemarin mengatakan SK Plt wajib disampaikan ke KPU sebagai pemberitahuan.

“Coba nanti saya cek, apakah sudah dikirimkan. Memang SK Plt atau pergantian kepengurusan di partai wajib disampaikan ke KPU,” ujar mantan Ketua KPU Kabupaten Bangli ini.

Baca Juga: Akbar Tandjung Bakal Telusuri Kemelut Internal Golkar Bali

Kata dia penyampaian SK Plt hanya masalah proses administrasi dan kelancaran surat menyurat. “Tetapi untuk pelantikan caleg terpilih hasil Pileg 2019, kami nanti akan komunikasi dengan DPRD Bali, DPRD Kabupaten/Kota. Kalau kepada partai ya sudah selesai, tidak ada lagi urusan. Begitu penetapan calon terpilih ya ke DPRD,” kata Lidartawan.

Seperti diketahui 6 Ketua DPD II Golkar Kabupaten diberangus DPD I Golkar Bali pimpinan Plt Ketua DPD I Golkar Bali Gede Sumarjaya Linggih alias Demer berdasarkan hasil rapat pleno pada, Selasa (4/6) lalu. Mereka yang dilengserkan diganti dengan pelaksana tugas adalah, Ketua DPD II Golkar Badung I Wayan Muntra, Ketua DPD II Golkar Tabanan Kektut Arya Budi Giri, Ketua DPD II Golkar Jembrana I Wayan Suardika, Ketua DPD II Golkar Buleleng I Made Adi Djaya, Ketua DPD II Golkar Karangasem Made Sukerana, Ketua DPD II Golkar Bangli I Wayan Gunawan. [nusabali]

fokus berita : #Sugawa Korry


Kategori Berita Golkar Lainnya