13 Juni 2019

Berita Golkar - Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus mengaku partainya belum diajak bicara terkait perolehan kursi menteri oleh Presiden Joko Widodo. Partainya pun belum mengetahui berapa jatah yang akan diberikan untuk mengisi pemerintahan.

Baca Juga: Lodewijk Paulus Tagih Jatah Menteri Lebih Banyak Di Kabinet Baru Jokowi

"Sampai sekarang belum meskipun sudah banyak bocoran. Golkar sendiri memang sudah ada masukan dari dewan pakar, tapi sampai saat ini ketum belum bahas dengan kita. Kita belum tahu berapa alokasi kursi menteri yang diberikan pada Golkar," ujar Lodewijk di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Karenanya, partai berlambang beringin ini belum menentukan kader-kadernya guna menduduki kursi menteri. Sebab, sosok itu harus memenuhi kompetensi dari jabatan menteri tersebut.

"Apakah kursi tersebut terkait kompetensi yang kita miliki, siapa orangnya. Kan belum. Kalau sudah tahu kompetensinya kan gampang menyesuaikan, tapi sampai saat ini kami menunggu," katanya.

Terkait oposisi yang akan bergabung dengan koalisi, Golkar mengaku tidak menyoalkan apabila PAN dan Demokrat masuk dalam pemerintahan. Namun, kata Lodewijk, soal jatah menteri dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi.

Baca Juga: Lodewijk Paulus Yakin Golkar Tetap Dapat Efek Elektoral Jokowi

"Itu wajar saja, tapi itu kan hak prerogatif Jokowi sebagai presiden terpilih. Kalau itu ada ganjelan-ganjelan wajar. Berbeda liat kursi di DPR dengan kursi menteri," tukasnya. [rilis.id]

fokus berita : #Lodewijk Paulus


Kategori Berita Golkar Lainnya