16 Juni 2019

Berita Golkar - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Akbar Tanjung percaya Mahkamah Konstitusi (MK) yang tengah menangani sengketa Pilpres 2019 bakal mengambil keputusan terbaik.

Menurut Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golongan Karya (Golkar) itu, pihaknya mengapresiasi kinerja MK yang tengah menyelesaikan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, sehingga nantinya keputusan MK harus dihormati oleh siapa pun.

Baca Juga: Akbar Tandjung Bakal Telusuri Kemelut Internal Golkar Bali

"Saya apresiasi kinerja MK," tuturnya dikutip dari TribunSolo.com dalam Halal Bihalal Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan HMI Solo-Sukoharjo di Rumah Budaya Kratonan, Kecamatan Serengan, Solo, Minggu (16/5/2019).

"Juga memberikan apresiasi kepada hakim-hakim agung di dalamnya," jelas dia menegaskan.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menekankan, apresiasi kepada hakim-hakim agung di MK memiliki alasan tersendiri.

"Saya percaya hakim-hakim agung di MK memiliki integeritas yang tidak kita ragukan," terang dia.

Apalagi lanjut dia, hakim agung MK tersebut mengemban amanah sesuai Undang-undang (UU).

"Maka dari itu, kita tunggu 28 Juni 2019 nanti hasilnya seperti apa," jelasnya.

Baca Juga: Akbar Tandjung Nilai Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Saat Ini Belum Tepat

Sebelumnya, ada 9 hakim agung dalam MK yang menangani permasalahan gugatan atau PHPU Pilpres 2019 yang diajukan oleh capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno (Prabowo-Sandi).

Adapun sidang pendahuluan atau perdana sudah dilaksanakan oleh MK pada Jumat (14/6/2019).

Sembilan hakim agung itu, yakni Anwar Usman, Aswanto, Arief Hidayat, Wahiduddin Adams, I Dewa Gede Palguna, Suhartoyo, Manahan Malontinge Pardamean Sitompul, Saldi Isra dan Enny Nurbaningsih. [tribunnews]

fokus berita : #Akbar Tandjung


Kategori Berita Golkar Lainnya