17 Juni 2019

Berita Golkar - Konflik internal Partai Golkar makin kencang. Akar partai beringin ini makin goyah seiring dengan sikap penolakan dari para kader dan sesepuh partai atas pencopotan Ketua DPD II Golkar Badung I Wayan Munta.

Informasi terbaru, Sabtu (16/6) malam, Pengurus DPD II Golkar Badung pro I Wayan Muntra, bersama sesepuh, pengurus kecamatan (PK) dan pengurus desa (PD) berkumpul di Hotel Setia, Mengwi, Badung, Bali.

Baca Juga: Puluhan Kader Dipentalkan Demer, Ormas MKGR Bali Rapatkan Barisan

Mereka menyampaikan pernyataan sikap menolak Surat Keputusan DPD Golkar Provinsi Bali yang mencopot Ketua DPD II Golkar Badung I Wayan Muntra, dengan mengangkat I Wayan Suyasa sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Sebelum diangkat sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Badung, Suyasa menjabat sebagai Sekretaris DPD II Golkar Badung.

Hadir dalam kesempatan itu di antaranya Ketua Dewan Pertimbangan DPD II Golkar Badung Anak Agung Suastika, Wakil Ketua Bappilu DPD II Golkar Badung Anak Agung Buminatha, Koordinator Pengurus PK enam Kecamatan di Badung yang juga Ketua PK Kecamatan Kuta Selatan Wayan Mudana, Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Badung Anak Agung Bagus Tri Candra Arka (Gung Cok), Wakil Ketua KPPG Badung Ni Ketut Sucitawati dan Ketua PD se-Badung. Pada kesempatan itu mereka dengan tegas mengatakan akan kembali mendatangi Pengurus DPD Golkar Bali jika aspirasi itu tak digubris.

Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Badung Anak Agung Suastika mengatakan, terbitnya SK Plt Ketua DPD II Golkar Badung telah membuat situasi internal Golkar goncang. Ia pun menyayangkan Suyasa yang menerima ditunjuk sebagai Plt. Ketua Golkar Badung menggantikan Muntra. Menurut dia, Suyasa seharusnya tak menerima SK Plt itu karena dirinya menjabat sebagai Sekretaris DPD II Golkar Badung. “Yang bersangkutan masih sebagai Sekretaris DPD II Golkar Badung. Ini membuat situasi tidak kondusif di internal kita,” ujar politisi asal Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung ini.

Wakil Ketua Bappilu DPD II Golkar Badung Anak Agung Buminatha juga gerah dengan kondisi yang ada. Pasca-turunnya SK Plt itu, kata dia, situasi menjadi tidak kondusif karena kader di bawah diadu domba. “Kami dalam rapat kali ini tetap tegaskan menolak SK Plt Ketua DPD II Golkar Badung. Plt Ketua DPD II Badung Suyasa yang ditunjuk oleh DPD I Golkar Bali selama ini tidak pernah ada koordinasi dengan Ketua DPD II Golkar Badung I Wayan Muntra. Ini disayangkan kader-kader di Badung,” katanya. [balicitizen]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya