17 Juni 2019

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menegaskan mendukung penuh kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Bersama 33 DPD dari provinsi se-Indonesia, DPD Golkar Jatim masih solid mendukung kepemimpinan Airlangga.

Baca Juga: Sahat Tua Simanjuntak Apresiasi Peran Signifikan AMPI Jatim di Pemilu 2019

"Setahu kami, sebanyak 34 DPD Golkar Se-Indonesia, termasuk Jatim, masih solid mendukung Bapak Airlangga Hartarto," kata Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (17/6/2019).

Sahat menegaskan bahwa 34 DPD mengapresiasi kinerja Airlangga yang sukses membawa partai berlambang pohon beringin ini berada di peringkat kedua perolehan kursi DPR RI.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, Golkar mendapatkan 85 kursi DPR RI dan berada di peringkat kedua di bawah PDI Perjuangan yang mendapat 129 kursi.

"Kami memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Pak Airlangga yang sukses membawa Golkar berada di peringkat kedua perolehan pemilu untuk perolehan kursi," katanya.

Sahat pun menilai munculnya sejumlah pihak yang mengatasnamakan Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG) dan mengusulkan percepatan Munas dirasa tak layak. Jangankan untuk organisasi dari luar partai, organisasi milik sayap partai Golkar pun dirasa tak patut menilai kinerja Ketua Umum.

"Menurut saya, secara kepatutan dan kelayakan, tidak patut dan tidak laik (terkait usulan itu). Tidak etis anak muda mengomentari orang tua. Bahkan, sayap partai sebagai organisasi yang dilahirkan Partai Golkar juga tak laik menilai kinerja Ketua Umum Partai," katanya.

Sebaliknya, para pengurus DPD-lah yang seharusnya patut memberikan penilaian terhadap kinerja DPP.

"Sementara kami dari pengurus DPD menilai kinerja DPP cukup positif," tegasnya.

Oleh karenanya, pihaknya bahwa saat ini sejumlah DPD juga belum memikirkan rencana Munaslub.

"Sebanyak 34 Ketua DPD solid belum membahas soal munaslub ataupun Munas, termasuk dari Jatim," kata Sahat.

Golkar, menurut Sahat memilih untuk fokus dalam menuntaskan tahapan pemilu 2019.

"Saat ini, kami masih fokus di MK (Mahkamah Konstitusi) terkait beberapa gugatan soal pileg dan pilpres," pungkas Ketua Fraksi Golkar di DPRD Jatim ini.

Sebelumnya, kader muda Partai Golkar yang tergabung dalam Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG) mendorong dipercepatnya pergantian kepemimpinan di Golkar.

Pada usulan itu, nama Ketua DPR Bambang Soesatyo mencuat sebagai ketua umum selanjutnya sebagai respons atas pencapaian Pemilu 2019 yang dinilai berada di titik nadir bagi Golkar.

Inisiator BPPG Abdul Aziz menyatakan, pernyataan dukungan kepada Bamsoet untuk maju sebagai calon ketua umum partai Golkar didasari kecintaan kepada partai setelah Pemilu 2019.

Aziz menyatakan, BPPG telah bermusyawarah untuk meminta dan mendorong Bamsoet sebagai salah satu kader terbaik bersedia maju sebagai ketua umum.

"Mendukung dan mendorong Bamsoet sebagai kader terbaik partai untuk maju dalam Munas mendatang," ucap Abdul Aziz dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (16/6/2019).

Aziz yang juga Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) ini mengatakan, hasil Pemilu 2019 menjadi alasan kuat mendorong Bamsoet untuk menjabat sebagai ketum Golkar.

Baca Juga: Sahat Tua Simanjuntak, Figur Terkuat Golkar Untuk Isi Pimpinan DPRD Jatim

Sebab, kata Aziz, Golkar yang bertengger di posisi 3 dengan perolehan suara sebanyak 17.229.789 suara atau 12,31 persen di bawah PDI Perjuangan dan Partai Gerindra perlu di evalusi secara menyeluruh serta berada di peringkat kedua untuk perolehan kursi DPR RI.

Padahal, lanjut Aziz, pada Pemilu 2014 lalu, Partai Golkar mampu menempati posisi kedua dengan perolehan suara sebanyak 18.432.312 atau 14,75 persen

"Sekarang Golkar terpuruk di peringat ke- 3 setelah Partai Gerindra pendapatan suaranya, itu harus dievaluasi menyeluruh. Evaluasi menyeluruh partai itu tertinggainya adalah Musyawarah Nasional (Munas) dari Munas itulah mendengar pertanggungjawaban Airlangga sebagai ketum," kata Aziz. [tribunnews]

fokus berita : #Sahat Tua Simanjuntak


Kategori Berita Golkar Lainnya