04 Mei 2017

Berita Golkar - Tiga dari tujuh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat tetap ingin ada ambang batas pengajuan calon presiden (presidential threshold) sebesar 20 sampai 25 persen. Ketiga fraksi tersebut adalah PDIP, Golkar dan NasDem. 

Sementara ada tujuh fraksi yang menghendaki presidential threshold dihapus alias nol persen yakni: Gerindra, PPP, PAN, PKB, Demokrat, PKS dan Hanura. Melihat peta tersebut, Golkar sebagai pengusung PT 20 persen akan melobi fraksi pendukung PT nol persen.

Lobi khususnya akan dilakukan terhadap partai-partai yang saat ini mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Seperti diketahui masih ada Hanura, PPP, PAN dan PKB partai pendukung Jokowi yang mendukung PT nol persen. 

"Bahwa ini konfigurasi partai-partai pendukung pemerintah. Kami berharap partai-partai pendukung pemerintah memiliki persepsi yang sama. Supaya Pak Jokowi yang memang sejak awal didukung Golkar, ini betul-betul didukung oleh partai yang kuat," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golongan Karya TB Ace Hasan Syadzily kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/5/2017). 

Selain ke partai pendukung Jokowi, Golkar juga akan melobi fraksi lain seperti Gerindra, PKS dan Demokrat. "Tentu kami akan melakukan pendekatan kepada partai-partai lain agar kita bicara soal kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar," tambah Ace. 

Menurut dia, presidential threshold 20 persen salah satu tujuannya adalah memperkuat sistem presidensial. "Karena dengan 20 persen kita berfikir penguatan sistem presidential threshold di mana presiden ke depan butuh dukungan politik di parlemen yang kuat," kata Ace. 

"Jadi kita berharap partai-partai lain yang mendukung pemerintah memiliki persepsi yang sama terkait dengan PT 20 persen ini. Kecuali partai-partai lain tersebut memiliki tujuan khusus di 2019," tegas Ace. [detik]

fokus berita : #Ace Hasan


Kategori Berita Golkar Lainnya