04 Mei 2017

Berita Golkar - Jalan Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade menuju kursi Bupati Bogor semakin mulus dengan kesepakatan MoU (Memorandum of Understanding) antara Partai Golkar dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Bogor Hidayat Royani menyatakan, saat ini ada tiga idikator yang bisa dipegang Partai Golkar dalam memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bogor 2018.

"Pertama, dari aspek legitimasi politik, yaitu adanya dukungan kuat dari struktur Partai Golkar mulai tingkat desa, kecamatan, kabupaten, sampai tingkat provinsi untuk menjadikan Jaro Ade menjadi Bupati Bogor periode 2018-2023, dan satu langkah lagi menunggu rekomendasi DPP Partai Golkar," ujar Hidayat Royani, Selasa (2/5/2017) Kedua sambungnya adalah aspek legitimasi yuridis yakni syarat pengajuan calon oleh partai politik (parpol) maupun gabungan parpol yang memiliki lebih dari 20% kursi di DPRD telah terpenuhi dengan adanya koalisi Golkar-PAN.

"Perolehan 9 lursi partai Golkar dan 3 kursi PAN lebih dari memenuhi syarat pengajuan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor. Berangkat dari modal dasar tersebut, Insya Allah Jaro Ade memiliki peluang besar memenangkan Pilkada Kabupaten Bogor 2018," sambungnya Terlebih, lanjutnya, komunikasi politik yang dibangun dengan parpol dan organisasi sosial lain relatif baik dan mudah diterima, sehingga tidak tertutup kemungkinan selain PAN akan ada parpol lain yang ikut mengusung Jaro Ade.

"Kami sangat yakin Jaro Ade merupakan tipikal pemimpin yang dekat dengan rakyat dan tidak kenal lelah terjun langsung ke berbagai lapisan masyarakat," yakin Hidayat Ketiga, dari aspek Legitimasi Sosial yang dimiliki Jaro Ade relatif tinggi, hal tersebut terlihat dari hasil survei beberapa lembaga survei ternama yang menunjukan tingkat popularitas dan elektabilitas Jaro Ade semakin tinggi elektabilitasnya dibanding calon lain dari tingkat lokal. "Berangkat dari modal dasar tersebut, Insya Allah Jaro Ade memiliki peluang besar memenangkan Pilkada Kabupaten Bogor 2018," ujar Kang Dayat sapaan akrabnya tersebut.

Terlebih, lanjutnya. Komunikasi politik yang dibangun dengan parpol dan organisasi sosial lain relatif baik dan mudah diterima, sehingga tidak tertutup kemungkinan selain PAN akan ada parpol lain yang ikut mengusung Jaro Ade. "Kami sangat yakni dan tidak kalah penting, yakni Jaro Ade merupakan tipikal pemimpin yang dekat dengan rakyat dan tidak kenal lelah terjun langsung ke berbagai lapisan masyarakat," lanjut anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini.

Menurutnya, Jaro Ade adalah figur ideal Bupati Bogor yang mampu mengatasi berbagai kelemahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, serta masalah sosial di Kabupaten Bogor saat ini. Hal senada dikatakan, Sekretaris DPD PAN Kabupaten Bogor Permadi. Ia mengaku, PAN Kabupaten Bogor sudah sejak lama bersama-sama Partai Golkar menjalin komunikasi dan hubungan baik antara kedua parpol sejak Pilpres 2014.

"Kami seluruh keluarga besar PAN Kabupaten Bogor sudah melakukan rapat pleno yang diperluas hingga ketingkat kecamatan, dan seluruh pengurus menghendaki untuk berkoalisi dengan Partai Golkar dengan mengusung Jaro Ade menjadi Bupati Bogor," tutur Permadi. [inilahkoran]

fokus berita : #Jaro Ade


Kategori Berita Golkar Lainnya