12 Mei 2017

Berita Golkar - Pergerakan politik partai politik (parpol) menuju helatan Pilkada Klungkung mulai mengemuka. Terbaru, Golkar yang memiliki empat kursi di DPRD mulai mempersiapkan berbagai jurusnya memenangkan pesta demokrasi tersebut. Bahkan, tampaknya Golkar melirik petahana pasangan Nyoman Suwirta-Made Kasta (SUWASTA) untuk diusung. "Kalau Klungkung kita rencana dukung yang petahana sekarang," kata Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Ketut Sudikerta, di Denpasar, Kamis (11/5/2017) kemarin.

Menurutnya, berdasarkan survei tahap pertama yang dilakukan DPP Partai Golkar, tingkat elektabilitas petahana menurutnya tidak dapat terkalahkan oleh para calon pesaingnya. Hal ini membuat pihaknya berpikir untuk melirik petahana untuk diusung di Pilkada mendatang. "Ya masih kuat," jelasnya.

Disinggung apakah ini berarti pihaknya, tidak ingin mengorbitkan kadernya di Pilkada Klungkung 2018. Wakil Gubernur Bali ini memilih menjawab diplomatis, ia mengatakan pihaknya menginginkan kemenangan di Pilkada Klungkung 2018. Pasalnya, Golkar sendiri seperti diketahui di Pilkada 2008 dan Pilkada 2013 gagal memenangkan kadernya di Gumi Serombotan tersebut.

"Kita ingin menang," tegas Sudikerta. Ditanya apakah pihaknya sudah berbicara dengan partai utama pengusung SUWASTA, yakni Gerindra dan SUWASTA sendiri. Politisi yang juga Cagub Bali dari Golkar ini mengaku sudah pernah berbicara dengan kedua belah pihak.

Namun, pembicaraan tersebut masih pembicaraan informal sebatas membahas pembangunan di Klungkung agar semakin bersinergi dengan pembangunan di Bali. "Kami sudah pernah berbicara," akunya. Terpisah, Ketua Harian DPD II Golkar Klungkung, Luh Komang Ari Ayu Ningrum membantah wacana bahwa Golkar mendukung paket SUWASTA di Pilkada Klungkung 2018 mendatang.

Menurutnya sampai saat ini pihaknya masih berproses menghadapi Pilkada mendatang. "Jadi kalau kami kan masih berproses," kata Ningrum ketika dihubungi melalui sambungan seluler. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini masih meminta berbagai pandangan dari arus bawah kader Golkar di Klungkung terkait langkah partainya di Pilkada 2018 nanti.

"Apalagi kita masih meminta pandangan dari arus bawah," sebutnya. Disinggung pernyataan Sudikerta yang menyatakan bahwa Golkar melirik petahana di Pilkada nanti. Srikandi Beringin yang juga menjabat Ketua Komisi III DPRD Klungkung ini menjawab bahwa pernyataan tersebut masih merupakan pernyataan bersifat informal.

Pasalnya, menurut mekanisme di Golkar, apabila ingin mengusung pasangan calon, haruslah melewati berbagai rapat internal di DPD I dan DPD II Partai Golkar. Ia juga mengakui bahwa dalam survei tersebut nama Nyoman Suwirta-Made Kasta (SUWASTA) masuk dalam survei Tim Pilkada DPP Partai Golkar.

Tetapi, selain itu juga nama-nama kader internal, seperti Ketua DPD II Golkar Klungkung, Made Ariandi, Wakil Ketua DPD I Golkar Bali Bidang Pemenangan Pemilu Korwil Klungkung, Made Wijaya, termasuk dirinya juga masuk survei tersebut. Sehingga pernyataan Sudikerta tersebut belum bisa dianggap sikap resmi Golkar di Pilkada Klungkung 2018 mendatang "Belum final. Ini kan harus melalui rapat internal baik di DPD I dan DPD II." kata Ningrum. [tribunnews]

fokus berita : #Ketut Sudikerta


Kategori Berita Golkar Lainnya