13 Mei 2017

Berita Golkar - Sinyal Ridwan Kamil mendapat dukungan Partai Golkar maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Barat bakal kandas. Belum lama ini Walikota Bandung itu menemui Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto. Pertemuan itu disinyalir membahas kemungkinan Golkar mendukung pria yang akrab disapa Emil di Pilkada Jabar.

Sinyal penolakan itu keluar dari mulut Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Ade Komarudin. Ia menegaskan DPP Partai Golkar harus merekomendasikan kader Golkar maju di Pilkada Jabar, dalam hal ini mengarah ke Dedi Mulyadi yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Jabar dan Bupati Purwakarta. "Harus kader Golkar, termasuk untuk (Bupati) Purwakarta ke depan harus kader Golkar juga," ungkap Ade usai menyambangi Kantor Golkar Purwakarta, Kamis (11/5/2017).

DPP Partai Golkar mengakui melihat elektabilitas dan popularitasnya di antara nama-nama yang dimunculkan sebagai calon di Pilkada Jabar, Dedi kalah jauh dengan Emil. Dikatakan Ade, faktanya survei elektabilitas dan popularitas bukan satu-satunya pertimbangan partai berlambang beringin ini untuk mengusung calon.

Ade menyadari secara teoritis calon yang diusung harus diukur elektabilitas dan popularitasnya melalui survei, tapi fakta di lapangan ternyata bukan itu saja. "Saya ngobrol sama pemenang pilpres, ternyata survei bukan satu-satunya. Sekarang begini deh, dulu mohon maaf, waktu periode pertama Pak Aher tidak diunggulkan tapi menang. Lalu Pilgub DKI Pak Joko Widodo lawan Foke, kemarin Anies dengan Ahok, itu saja. Jadi survei itu tidak menjamin, (ada) tangan Tuhan yang bekerja," Ade menerangkan.

Ia menegaskan kader Partai Golkar harus diprioritaskan meski hasil survei tidak mendukung. Apalagi, kader tersebut potensial dan komitmen pada rakyat dan sudah teruji. "Jangan kemudian kader partai lain diambil, padahal surveinya beda sedikit sama kader partai sendiri. Kan rugi," ungkap Ade.

Ade menjadi anggota DPR RI untuk daerah pemilihan Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Pria kelahiran Desa Benteng, Purwakarta, ini tetap memperjuangkan Dedi sebagai calon gubernur Jabar. "Saya ini orang Purwakarta, asli loh. Saya sebagai orang Jabar, kebetulan ketua Golkar (Jabar) nya orang Purwakarta, sekaligus Bupati Purwakarta. Saya harus beri dukungan secara moral dan politik. Dan orang Purwakarta harus dukung," ia menegaskan.

Disinggung soal sikap DPP Golkar atas rekomendasi untuk Dedi, Ade tidak berkomentar lebih banyak. Sebagai orang Purwakarta ia berkeinginan mendukung Dedi maju di Pilgub Jabar. Ade mengaku sempat diminta datang ke Bandung oleh tokoh Jabar yang memintanya maju. "Tapi saya jawab, saya tidak pernah terpikirkan untuk maju. Niatan maju juga tidak pernah," kata Ade. [tribunnews]

fokus berita : #Ade Komarudin


Kategori Berita Golkar Lainnya