23 Mei 2017

Berita Golkar - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical memberi arahan di Rapimnas Golkar. Ical berpesan agar seluruh elemen partai tetap solid dan tidak saling tikung.

"Rumuskanlah strategi, metode tepat agar kapal besar Golkar berlayar mencapai tujuan kita, satukan persepsi. Jangan terlalu banyak kasak-kusuk, berspekulasi. Terhadap sesama kawan, jangan pernah menggunting dalam lipatan," ujar Ical dalam sambutannya di Novotel, Balikpapan, Kaltim, Senin (22/5/2017).

Ical kemudian menjelaskan maksud 'menggunting dalam lipatan' yang disebutnya. Menurutnya, Golkar memang merasakan keresahan terkait kondisi partai saat ini.

Karena itu dia berpesan agar seluruh kader mengedepankan persatuan. Keutuhan organisasi harus jadi prioritas.

"Kita nggak boleh menafikan adanya suatu keresahan. Di dalam era demokrasi, itu biasa adanya perbedaan tapi yang saya sampaikan jangan perbedaan itu timbulkan suatu gesekan dan kepemimpinan sebuah organisasi," tegas dia.

Ical lalu bercerita soal Munaslub Golkar tahun lalu. Menurutnya, Munaslub tersebut merupakan sebuah bentuk komitmen partai agar tetap solid.

"Sekarang sudah ada persatuan, jangan dipecah lagi dong. Kalau nggak, tidak ada gunanya pada saat itu saya mengatakan saya adakan Munaslub untuk menjembatani Golkar agar tidak ada yang merasa kalah atau menang. Kalau sekarang ribut lagi, ya nggak ada guna dong saya mundur," papar dia.

Ical juga berbicara soal Ketum Golkar Setya Novanto dan posisinya sebagai saksi dalam kasus korupsi e-KTP. Menurutnya, hingga saat ini belum ada masalah terkait Novanto dan kasus e-KTP.

"Sekarang tergantung kita lihat dari mana. Kalau lihat gerakan-gerakan yang ada dari Pak Nov sendiri ke daerah-daerah maka saya kira hal itu biasa saja. Mudah-mudahan dengan ada usaha-usaha persatuan, membuat sependapat," ujarnya.[detik]

fokus berita : #Aburizal Bakrie


Kategori Berita Golkar Lainnya