23 Mei 2017

Berita Golkar - Teriakan "capres" dari peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Partai Golkar kepada Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menggema di arena. Respon positif, antusiasme dan seruan peserta Rapimnas II, (Senin, 22/5) harus menjadi perhatian DPP Partai Golkar. Hal ini disampaikan fungsionaris Partai Golkar Jawa Barat; Samsul Hidayat dalam keterangan tertulisnya yang diterima Golkarpedia.

"Elite Partai Golkar harus membaca semangat dan antusiasme peserta Rapimnas terhadap Jenderal Gatot Nurmantyo adalah representasi kader akar rumput yang jujur tidak bisa dipaksa. " ujar Samsul. Aspirasi ini jangan dipaksa tunduk terhadap hasil Munas Bali yang memutuskan mencalonkan Jokowi. "Yang di Bali itu Aspirasi segelintir elite Partai yang tunduk terhadap skenario the man behind the scene karena saling melindungi kepentingan" jelas Samsul.

Lebih jauh Kang Sam - panggilan akrab Samsul mengatakan Partai Golkar hari ini tersandera oleh Jokowi dan segelintir elite saja. Jika DPP Partai Golkar tetap memaksakan kehendak untuk tetap mencapreskan Jokowi berarti DPP Golkar harus siap menghadapi gelombang pembangkangan luar biasa dari kader Partai Golkar. Banyak mekanisme partai yang dapat membatalkan keputusan Munas. 

Biarkan Kader memilih dengan suara hati mereka siapa pemimpin NKRI kelak. Jokowi dicapreskan sejak Munas Bali 2016 tapi satu kalimatpun dalam kesempatan apapun belum pernah Jokowi merasa dicapreskan Golkar. Samsul merasa harga diri partai sangat tergadai. "Rakyat dan Kader Golkar sangat percaya TNI, Dan Jendral Gatot adalah figur alternatif yang saat ini selalu didepan menjaga kesatuan NKRI juga sangat bersahabat dengan Rakyat" pungkas Kang Sam. [kontributor Jakarta]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya