30 Mei 2017

Berita Golkar - Estonia dikenal sebagai The Most Digital Country in the World. Segala sesuatu menggunakan teknologi digital sehingga pelayanan yang diberikan pemerintah bisa hemat waktu dan juga biaya. Estonia adalah negara pertama yang Pemilunya sudah menggunakan e-voting sejak tahun 2005.

Pengurusan izin usaha, sertifikat tanah, perpanjangan SIM, jaminan sosial, akte kelahiran atau kematian, transaksi bank, pelayanan kesehatan dan resep dokter, bahkan kepolisian semua serba digital.

Kalau anda menyetir mobil di jalan dan tidak membawa SIM anda, disini bukan masalah karena polisi bisa mengecek data digital kita dan tahu apakah kita memiliki SIM yang sah atau tidak tanpa harus membawa bukti fisiknya. Kalau kita sakit yang tidak kritis, tidak harus bertemu dokternya secara langsung pun bisa dapat obat pakai e-prescription.

Namun kemajuan pesat dalam e-government ini bukan semata soal ketersediaan hardware dan software komputer. Banyak kesiapan yang dituntut dan itu tidak mudah, serta perlu waktu panjang.

Kunci keberhasilan dimulai dari political will semua stakeholder, termasuk parlemen dan pemerintah. Dari sisi birokrasi dibutuhkan perubahan mindset dan kompetensi baru. Masyarakat juga harus siap berpartisipasi.

"Kami berdua, saya bersama Budiman Sujatmiko dari Komisi II DPR RI selama lima hari mendalami hal-hal yang membuat negara ini sukses membangun digital service dan digital society. Dengan pengalaman ini kami bertekad untuk terus mendorong penggunaan teknologi informasi (IT) dalam demokrasi dan pelayanan publik di Indonesia," kata Hetifah, anggota DPR RI dari Partai Golkar. [tribunnews]

fokus berita : #teknologi informasi #pelayanan publik #Hetifah Sjaifudian


Kategori Berita Golkar Lainnya